Mengenal Kumpulan Tool Dasar di Photoshop
Salah satu dasar yang perlu diketahui dalam belajar Photoshop adalah mengetahui fungsi dari beberapa tool dari Photoshop itu sendiri. Tombol tool ini bisa dilihat di sisi sebelah kiri halaman Photoshop, berbaris dari atas ke bawah. Saya jamin dengan sobat mengetahui fungsi dari masing-masing tool tersebut, maka akan mempermudah sobat dalam mengerjakan kegiatan editing atau mendesain di Photoshop dengan lebih cepat. Oke langsung saja disimak gambar tool beserta fungsinya di bawah ini...
Selection Tool
Move Tool - Shortcut (V), alat ini digunakan untuk memindahkan posisi layer ke atas atau bawah dan juga memindahkan/menggeser posisi objek yang sedang diedit/dibuat
Rectangular Marquee Tool - Shortcut (M), alat ini berfungsi untuk menseleksi sebuah bidang atau objek. Seleksi yang terbentuk berbentuk kotak.
Klik kanan pada tombol ini maka kamu akan mendapatkan submenu lain diantaranya Eliptical Marquee Tool ( seleksi berbentuk bulat ), Single Row Marquee Tool, dan Single Coloumn Marquee Tool.
Lasso Tool - Shortcut (L), alat ini berfungsi untuk sebuah objek dengan bentuk bebas. Alat ini akan membentuk sebuah garis seleksi sesuai dengan gerakan mouse, sehingga dibutuhkan cara pengendalian mouse yang maksimal untuk mendapatkan hasil yang maksimal pula.
Polygonal Lasso Tool - Shortcut (L), alat ini berfungsi sama dengan Lasso Tool, yaitu untuk membuat seleksi dengan gaya bebas. Bedanya dengan Lasso Tool adalah pada cara pengambilan seleksi, yaitu dengan menarik garis lurus pada sebuah objek atau bidang yang dipilih dengan menggunakan mouse dari titik ke titik hingga kembali ke titik awal pengambilan seleksi.
Magnetic Lasso Tool - Shortcut (L), berfungsi sama dengan kedua alat di atas. Bedanya adalah alat ini bekerja dengan mengikuti sebuah pola dari sebuah objek secara otomatis, layaknya sebuah magnet yang akan selalu menempel pada sisi objek yang akan diseleksi. Alat ini lebih sesuai digunakan untuk menseleksi sebuah objek gambar, dan bukan bidang kosong.
Quick Selection Tool - Shortcut (W), alat ini berfungsi menseleksi sebuah bidang atau objek dengan sekali klik. Ukuran area seleksi tergantung pada besarnya titik seleksi yang mirip dengan Paint Tool untuk mewarnai.
Magic Wand Tool - Shortcut (W), alat seleksi yang satu ini juga menggunakan sekali klik untuk membuat sebuah area seleksi. Bedanya yaitu area seleksi yang diambil adalah berdasarkan satu jenis warna pada bidang yang dipilih, sehingga akan lebih mudah digunakan pada bidang dengan satu jenis warna solid. Area sisi dari bidang seleksi akan mengikuti alur sisi sebuah bidang yang memiliki satu warna solid. Jika ingin menseleksi lebih dari satu bidang atau objek, caranya adalah dengan menekan dan tahan tombol SHIFT sambil pilih area yang akan diseleksi.
Crop & Slice Tool
Crop Tool - Shortcut (C), alat ini berfungsi untuk memotong sebuah kertas kerja. Penggunaan alat ini akan mengubah dimensi lebar atau tinggi dari sebuah kertas kerja. Salah satu contoh penggunaan alat ini adalah apabila sebuah objek yang telah selesai dibuat menyisakan bidang kosong pada kertas kerja, maka kita perlu memotong bidang yang tak terpakai untuk menyesuaikan ukuran dengan objek yang kita buat tadi menggunakan alat ini.
Slice Tool - Shortcut (C), alat ini biasanya digunakan untuk kebutuhan sebuah website. Caranya adalah dengan memotong hasil desain yang telah dibuat di Photoshop menjadi potongan yang lebih kecil.
Slice Select Tool - Shortcut (C), digunakan untuk memilih potongan pada sebuah desain yang telah dipotong sebelumnya dengan menggunakan Slice Tool.
Annotation, Measuring & Navigation Tool
Eyedropper Tool - Shortcut (I), alat ini berfungsi untuk mengambil sampel warna dari sebuah bidang atau gambar maupun foto untuk secara otomatis mengubah warna pada foreground color menjadi warna yang dipilih tersebut.
Ruler Tool - Shortcut (I), alat ini berfungsi untuk mengukur dimensi lebar dan tinggi sebuah objek. Contoh penerapan alat ini adalah biasa digunakan untuk kebutuhan website diantaranya untuk mengatur ukuran header, lebar menu, dan juga memperkirakan interface tinggi. Alat ini biasanya menggunakan satuan pixel.
Note Tool - Shortcut (I), alat ini digunakan untuk memberikan sebuah catatan pada hasil desain yang telah dibuat. Fungsinya biasanya digunakan sebagai pengingat dalam proses pembuatan desain maupun sebagai media penyampaian pesan bagi tiap anggota tim jika pekerjaan desain tersebut melibatkan sebuah tim.
Hand Tool - Shortcut (H), alat ini berfungsi untuk menggeser atau memindahkan sebuah bidang atau objek. Tujuannya adalah untuk membantu kita melihat tiap-tiap bagian dari sebuah bidang atau objek yang sedang dalam keadaan diperbesar atau mode zoom.
Zoom Tool - Shortcut (Z), sesuai namanya sudah jelas jika alat ini berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil tampilan dari sebuah objek desain. Pengaturan Zoom in atau Zoom out dapat dilakukan melalui option bar.
Spot Healing Brush - Shortcut (J), fungsi utama alat ini adalah untuk menghilangkan noda pada sebuah objek foto atau gambar. Biasanya diterapkan untuk menghilangkan noda pada wajah seperti jerawat dan noda lainnya.
Patch Tool - Shortcut (J), alat ini berfungsi untuk memperbaiki kerusakan yang ada pada foto atau gambar. Caranya adalah dengan memanfaatkan pola yang terdapat dari sisi lain foto atau gambar tersebut, lalu menseleksi dan menggesernya pada area yang diinginkan.
Red Eye Tool - Shortcut (J), alat ini berfungsi untuk menghilangkan efek dari mata merah yang biasa muncul dari efek lampu flash saat pengambilan foto yang dilakukan dalam kondisi minim cahaya.
Clone Stamp Tool - Shortcut (S), alat ini berfungsi untuk menyalin ( cloning ) sebuah area dari sebuah gambar yang kemudian dilukiskan di atas area foto lain. Hasilnya akan tampil gambar hasil cloning tadi pada area baru yang dituju.
Pattern Stamp Tool - Shortcut (S), alat ini berfungsi untuk melukis sebuah gambar berdasarkan pola pattern yang dipilih pada option bar. Caranya dengan menggerakkan mouse layaknya orang melukis menggunakan kuas, dengan sendirinya akan tampil pola pada area yang dilewati kursor mengguanakan alat ini.
Eraser Tool - Shortcut (E), alat ini berfungsi untuk menghapus foto atau gambar secara manual sesuai gerakan mouse. Foto atau gambar pastinya dalam kondisi Rasterize.
Background Eraser Tool - Shortcut (E), berfungsi untuk menghapus area dari foto atau gambar, sehingga menhasilkan layer transparant pada bagian yang dihapus.
Magic Eraser Tool - Shortcut (E), memiliki fungsi untuk menghapus foto atau gambar hanya dengan sekali klik. Seleksi yang diambil oleh alat ini adalah berdasarkan satu warna yang solid dari suatu area.
Blur Tool, alat ini berfungsi untuk menyamarkan/menghaluskan area tertentu dari sebuah foto atau gambar. Salah satu contoh penerapannya adalah pada saat mengganti background sebuah foto atau gambar, garis tepi dari foto yang tajam akibat proses pemotongan akan dapat disamarkan menggunakan alat ini. Sehingga hasilnya akan terlihat lebih halus dan menyatu.
Sharpen Tool, fungsi alat ini adalah kebalikan dari Blur Tool. Alat ini berguna untuk menajamkan area tertentu dari sebuah foto atau gambar.
Smudge Tool, alat ini berfungsi untuk menggosok/meratakan sebuah area tertentu yang disentuh layaknya jari yang menyentuh cat basah.
Dodge Tool - Shortcut (O), alat ini berfungsi untuk memperjelas area tertentu dari sebuah foto atau gambar, sehingga area yang dipilih akan tampak lebih cerah dan terang.
Burn Tool - Shortcut (O), alat ini memiliki fungsi kebalikan dari Dodge Tool yaitu berfungsi untuk menggelapkan area tertentu dari sebuah foto atau gambar. Alat ini akan memberikan efek bayangan pada area yang dipilih, sehingga terlihat lebih gelap.
Sponge Tool - Shortcut (O), alat ini berfungsi untuk mengubah saturation pada area tertentu dari sebuah foto atau gambar.
Painting Tool
Brush Tool - Shortcut (B), alat ini berfungsi untuk melukis secara manual sesuai dengan gerakan dari mouse komputer. Dengan tampilan mirip kuas, kamu bisas mengatur ketebalannya. Warna yang digunakan adalah sesuai dengan warna yang kamu pilih pada foreground color.
History Brush Tool - Shortcut (B), alat ini berfungsi untuk melukis berdasarkan penggunaan snapshot atau state history dari Image.
Art History Brush Tool - Shortcut (B), alat ini memiliki fungsi yang sama dengan History Brush Tool. Bedanya adalah alat ini menggunakan efek artistik tertentu yang dipilih.
Pencil Tool - Shortcut (B), alat ini berfungsi untuk melukis sebuah objek desain dengan efek goresan pensil.
Gradient Tool - Shortcut (G), alat ini berfungsi untuk memberikan warna pada sebuah area tertentu dengan efek gradasi. Melibatkan dua jenis warna yang diambil dari foreground color dan background color pada toolbox. Terdapat berbagai pengaturan gradasi warna pada alat ini.
Paint Bucket Tool - Shortcut (G), alat ini juga digunakan untuk memberikan warna pada area tertentu sesuai dengan warna yang dipilih pada foreground color toolbox.
Drawing & Type Tool
Path Selection Tool - Shortcut (A), alat ini berfungsi untuk menyeleksi path yang sebelumya telah dibuat menggunakan Pen Tool.
Horizontal Type Tool - Shortcut (T), alat ini adalah salah satu yang sering digunakan dalam proses editing yaitu untuk membuat teks secara horisontal. Terdapat berbagai jenis font yang dapat digunakan. Kamu juga bisa menambahkan jenis font lainnya dari berbagai sumber pihak ketiga. Selain secara horisontal, ada juga alat membuat teks secara vertikal yaitu Vertical Type Tool dan juga Type Mask untuk membuat teks dalam bentuk seleksi.
Pen Tool - Shortcut (P), alat ini digunakan untuk menggambar path sudut ataupun lengkungan. Oleh karena itu alat ini juga dapat digunakan untuk menyeleksi objek.
Itulah beberapa Tool dasar beserta fungsinya yang terdapat pada Photoshop. Semoga Bermanfaat...



0 Response to "Mengenal Kumpulan Tool Dasar di Photoshop"
Post a Comment